PERPUSTAKAAN SEROJA NPP 3172031E1014585

  • Beranda
  • Informasi
  • Visitor
  • Berita
  • Bantuan
  • Login Pustakawan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Memories of a Name

Text

Memories of a Name

L. Zeth - Nama Orang;

Sepuluh jam. Lima orang. Satu nama. Ketika membuka mata, tiba-tiba saja Matthew sudah berada di sekolah lamanya, SMA Polaris. Dia tidak ingat bagaimana caranya bisa sampai ke sekolah tersebut, padahal SMA Polaris sudah ditutup. Di tengah gelapnya sekolah itu, ponsel di tangan Matthew bergetar. Bukan, itu bukan ponsel Matthew, tapi benda itu berada dalam ranselnya tadi. Mungkin ada seseorang yang dengan sengaja memasukkannya ke sana. Pemuda itu menyalakan ponsel, dan pesan di layar berbunyi, “Sebutkan nama orang yang kalian bunuh tahun lalu!" Prolog: DUA PULUH NYAWA MELAYANG AKIBAT LEDAKAN DI SUATU BANK SWASTA Judul artikel yang ramai menghiasi berbagai media pemberitaan siang itu masih melekat di benak sesosok perempuan bergaun putih. Pelaku langsung menyerahkan diri usai melakukan aksinya dan mengakui perbuatannya didorong oleh sakit hati lantaran sang istri mengalami keguguran. Sang istri, yang merupakan pegawai bank tersebut, diduga terpeleset di tangga akibat ada seseorang yang menumpahkan air dan tidak membersihkannya. Perempuan malang itu segera dibawa ke rumah sakit, tapi nyawa bayinya tidak terselamatkan. Menurut pelaku peledakan, seandainya saja sosok yang menumpahkan air itu—atau pegawai lainnya—bersedia untuk peduli sedikit saja pada keselamatan orang lain, dia dan istrinya tidak akan kehilangan bayi yang sudah mereka nantikan selama sepuluh tahun tersebut. “Kau kalah lagi.” Lelaki berjubah hitam yang berdiri di depan perempuan bergaun putih menyeringai penuh kepuasan. “Sudah kubilang kan, manusia itu makhluk egois. Mereka hanya mementingkan diri sendiri!” Perempuan bergaun putih tidak menyahut. Berawal dari keyakinannya pada umat manusia, dia mengiakan ajakan laki-laki berjubah hitam untuk bermain dengan mempertaruhkan wilayah kekuasaan mereka. Pada pertaruhan terakhir, dia bertaruh pada orang yang menumpahkan air tersebut. Dia begitu yakin orang itu tidak akan berlalu begitu saja, tapi dia salah. Yang lebih parah, orang itu memilih bunuh diri usai mengalami luka bakar parah akibat ledakan tersebut


Ketersediaan
#
Perpustakaan Seroja (800 - KESUSASTRAAN) 813 ZET m
13S454F
Tersedia
#
Perpustakaan Seroja (800 - KESUSASTRAAN) 813 ZET m
13S455F
Tersedia
#
Perpustakaan Seroja (800 - KESUSASTRAAN) 813 ZET m
13S456F
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 ZET m
Penerbit
Jakarta : Elex Media Komputindo., 2025
Deskripsi Fisik
288 halaman ; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786230068546
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SEROJA NPP 3172031E1014585
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik